Indonesia Pelanggar Tertinggi Kejahatan Seksual Online

Selasa, 30 Oktober 2012 | komentar


Sungguh mengejutkan, walau diketahui kejahatan seksual online terhadap anak di Indonesia sangat tinggi, tapi penanganannya dinilai masih belum serius. Penggunaan situs jejaring Facebook bisa menjadi gambaran tentang hal ini.

“Di Indonesia ada 55 juta pengguna aktif di FB. 50 persennya melakukan log-in setiap hari,” demikian dikatakan oleh  Jeff Wu, selaku Head of Government & Law Enforcement Relation dari Facebook untuk Asia Pasific. “Pengguna FB di Indonesia menjadi salah satu dari 10 Negara yang sering melakukan pelanggaran meng-upload gambar-gambar yang terkait dengan eksploitasi seksual terhadap anak. Merujuk pada data NCMEC for Child Exploitation periode 1 Juni – 15 September 2012, tercatat ada 18,747 gambar yang diupload pengguna di Indonesia di mana indikasinya 90,2% menggunakan bahasa Indonesia,”

Hal di atas disampaikan pada Conference on Sexual Crimes Against Children Online: Law Enforcement and Regional Coordination, yang diselenggarakan oleh ECPAT Indonesia, Kedutaan Besar Perancis dan Terre des Hommes Netherlands, yang berlangsung pada tanggal 29-30 Oktober 2012 di Hotel Mercure Convention Center Ancol.

Sayang, bahan presentasi yang disampaikan dinyatakan tidak boleh di foto oleh peserta dan tidak dibagikan kepada peserta, walau bisa dipahami hal ini berkenaan dengan kode etik.

Di dalam memerangi kejahatan seksual online terhadap anak, diakui banyak tantangan yang dihadapi. Terlebih foto atau gambar merupakan content terbesar di FB yang telah mencapai 15 milyar.

Karena hal itu, maka sikap pro-aktif dan pelaporan dari pengguna FB menjadi sangat penting.   “Pengguna adalah mata dan telinga kami,” demikian dikatakan oleh Jeff Wu.

FB sendiri berupaya melakukan pengawasan diantaranya terhadap grooming, pemerasan, prostitusi,  dan gambar/foto terkait eksploitasi seksual anak. Apabila terjadi pelanggaran atau kasus yang dianggap serius, tim FB akan menyusun laporan kasus dan bekerjasama dengan aparat penegak hukum.

Kerjasama dengan FBI, misalnya telah menghasilkan penangkapan terhadap 41 orang pelaku kejahatan seksual pada tahun 2011 dan 55 orang pada tahun 2012. Di Indonesia, sebagai pelanggar tertinggi, justru belum ada penindakan terhadap para pelaku.

Tim Facebook sesungguhnya telah memberikan laporan dan dokumen-dokumen kepada Mabes Polri dan Polda DKI, serta telah melakukan kunjungan tiga kali ke Indonesia terkait dengan kasus yang dilaporkan, namun hingga saat ini dinilai belum ada aksi nyata.

Pada saat ini, Facebook tengah menyusun laporan 14 kasus. Terbesar adalah kasus di Indonesia sebanyak enam kasus disusul oleh Philipina sebanyak empat kasus. Negara lainnya adalah Jepang, Malaysia dan Thailand.

Selain pembicara dari Facebook, konferensi ini menghadirkan 31 pembicara dari berbagai Negara yang mewakili unsur penegak hukum, kalangan bisnis, akademisi, dan Organisasi Masyarakat Sipil, diantaranya dari Mabes Polri, FBI, Interpol Lyon, Australian Federal Police, Microsoft, Ebay, Kejaksaan Agung Singapura, Dirjen HAM Kementrian Hukum dan HAM Indonesia, Dirjen Aplikasi Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ACWC, dan ECPAT International.

Yogyakarta, 31 Oktober 2012
Share this article :

Poskan Komentar

Kumpulan Tips Menarik Merupakan Blog DOFOLLOW Yang dapat memberikan BACKLINK Gratis Kepada Pengunjung Hanya denga Meninggalkan KOMENTAR. Silahkan Tinggalkan Jejak Anda (KOMENTAR) Terimakasih!!!

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kumpulan tips menarik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger